WW Merupakan Kasus Pribadi

hanuraSurabaya – Pasca Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menetapkan Whisnu Wardhana (WW) mantan Manajer Pengelolaan Aset PT Panca Wira Usaha (PWU) sebagai tersangka.

Rupanya posisi WW yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mulai tidak kondusif.

Agus Santoso Sekretaris DPC Hanura Surabaya langsung bereaksi dan membantah. Agus menyampaikan, kondisi internal DPC Hanura saat ini tidak terpengaruh oleh penahanan WW. Sebab yang terjadi pada WW merupakan kasus pribadi sebelum menjadi kader Parta Hanura.

“Di internal partai kita berjalan seperti biasa, sesuai dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai, dan belum ada pembicaraan khusus membahas kasus WW,” ungkapnya.

Agus menjelaskan, pada tanggal 16/10/2016 DPC Hanura akan mengadakan seremonial pemberian Surat Keputusan (SK) kepada pengurus PAC Hanura. Masing-masing PAC sudah punya SK. SK sudah dikeluarkan sebelum WW ditahan.

“Hari Senin ini saya minta petunjuk dulu kepada pak ketua DPD Hanura Jatim,” paparnya. “Saya tidak akan mendahului siapa-siapa orangnya yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt), dan saya konsultasi juga dengan kejadian ini harus giman,” ucapnya.