Warno Langgar PP 30, Soekarwo Tidak Berkutik

Kantor Disperindag Prov Jatim

Kantor Disperindag Prov Jatim

Jawa Timur, portal nasional –  Mutasi terhadap 17 pejabat esselon II, 12 pejabat esselon III, 11 diantaranya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur (Disperindag Prov Jatim), dan 7 pejabat esselon IV yang dilakukan oleh Soekarwo, Gubernur Jawa Timur pada tanggal 30 Agustus 2015, layak ditinjau ulang.

Rendahnya kinerja pejabat di lingkungan Disperindag Prov Jatim, selayaknya yang bertanggung jawab penuh adalah Warno Harisasono, selaku Kepala Dinas yang akan pensiun per 1 Nopember 2015.

Warno Harisasono sebenarnya tidak mampu menjalankan PP 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil terutama di BAB II Pasal 2 di poin K, L, O, Q, R, U dan di Pasal 3 pada poin J, K, L.

Meski melanggar ketentuan yang dimaksud sesuai BAB III Pasal 4, Soekarwo, selaku Gubernur Jawa Timur, tidak mampu berbuat apa – apa dan tidak sanggup melakukan tindakan sesuai BAB III Pasal 5.

Kegagalan Warno Harisasono dalam memimpin Disperindag Jatim dan yang harus bertanggung jawab penuh atas mundurnya industri dan perdagangan di Jawa Timur tahun 2015 dan yang selayaknya di pensiun dini ini justru selamat dari mutasi. Mutasi memang harus dilakukan namun harus bisa menilai dan menimbang keahlian bawahannya bukan asal lempar kesalahan pada bawahannya karena dianggap tidak bisa kerja.

Warno Harisasono merupakan salah satu pejabat dari beberapa pejabat SKPD Provinsi Jawa Timur yang dibilang sukses melanggar PP 30 tahun 1980 dan yang selamat dari mutasi meski jabatannya akan berakhir tidak lebih dari 2 bulan hari kerja./^