Warga Masih Dalam Status Siaga

Warga blokir jalan

Warga blokir jalan

Surabaya – Deklarasi penutupan lokalisasi Dolly danj Jarak yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terbukti tidak mengubah kondisi dilapangan.

“Deklarasi itu tidak ada dasar hukum, tapi kalau mengeluarkan Surat Keputusan (SK), nanti saya akan pelajari untuk mengajukan gugatan hukum,” kata Saputro Koordinator Barisan Bintang Merah.

“Kami akan cari, siapa Pekerja Seks Komersial (PSK) dan mucikari yang terlibat dalam prosesi deklarasi Pemkot Surabaya di Islamic Centre Surabaya (ICS),” kata Supeno Ketua Rukun Tetangga (RT) 5 Rukun Warga (RW) 6.

“Karena tadi malam sudah dirapatkan dan sepakat bahwa seluruh warga tidak akan menghadiri undangan dan tetap bersikap menolak penutupan, dan telah dibuktikan dengan tidak satupun warga kami yang keluar dari lokasi ini,” ucapnya.

“Siaga dan penjagaan akan terus dilakukan sampai kami benar-benar merasa aman dan tidak terusik dari pasukannya Risma yang kami perkirakan sewaktu-waktu akan datang,” jelasnya.