Warga Keluh Pembangunan Apartemen

bangunanSurabaya – Masyarakat Rukun Warga (RW) I Kelurahan Sawunggaling mendatangi gedung legislatif Surabaya. Mengeluhkan dari dampak pembangunan apartemen dan hotel oleh pengembang Ciputra World.

Salah satu warga Warsono menuturkan, ada banyak keluhan yang dirasakan oleh warga sejak proses pembangunan berlangsung. Misalnya pengoperasian tower craine yang biasanya dilakukan hingga tengah malam.

“Banyak warga yang mengeluh tidak bisa tidur akibat itu,” Warsono salah satu warga. “Itu belum termasuk adanya beberapa benda material yang jatuh di sekitar pemukiman warga,” tambahnya.

Masih kata Warsono, warga juga mulai terkena gejala ispa karena menghirup udara yang ditimbulkan dari lokasi pembangunan.

“Hingga saat ini belum ada ganti rugi yang diterima warga, dan kerugian lainnya, banyak sinyal televisi milik warga yang terganggu,” ungkapnya.

Tomi Ardiyanto Camat Wonokromo mengatakan, sebenarnya lokasi pembangunan hotel dan apartemen ada di wilayah Dukuh Pakis. Namun dampak terbesar justru dirasakan oleh warga yang berada di Kelurahan Sawunggaling.

“Sampai sekarang belum ada kesepakatan apapun dengan pengembang, makannya kita datang ke gedung dewan dengan harapan ada yang menjembatani,” terangnya.

“Dalam masalah ini jangan sampai warga merasa sendirian karena tidak ada pihak yang mendampingi, ini warga Surabaya juga , jadi mari kita carikan solusinya bersama-sama,” ungkap Syaifudin Zuhri Ketua Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Novi Dirmansyah Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Dampak Lingkungan Balai Lingkungan Hidup (BLH) Surabaya menyatakan ada beberapa persyaratan yang telah dilengkapi pengembang.

Misalnya Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) yang diterbitkan pada tahun 2007, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada tahun 2013.

Novi menambahkan, bila memang ada yang kurang ataupun tidak sesuai dengan dokumen yang diberikan kepada BLH biasanya akan ada pengawas yang turun ke lapangan.

“Dari beberapa kasus, biasanya akan kita panggil pihak-pihak terkait tersebut,” paparnya Novi.