Akan Gugat Dewan Dan Pemkot

Warga Waduk Sepat Akan Lakukan Gugatan

Warga Waduk Sepat Akan Lakukan Gugatan

Surabaya – Perebutan Waduk Sepat yang telah lama berjalan antara warga Lidah Kulon dengan pengembang prumahan Citra Land semakin tidak berujung.

Puluhan warga Lidah Kulon mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya untuk menyampaikan akan melakukan gugatan terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya maupun DPRD Surabaya.

Dalam Dengar pendapat dengan Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) DPRD Surabaya. “Terkait kejadian yang ada di Waduk Sepat kita akan melakukan gugatan,” kata salah seorang perwakilan.

“Saya memastikan kalau tidak ada perubahan kebijakan selama 60 hari, maka kita akan melakukan gugatan ke DPRD Surabaya dan Walikota Surabaya,” tegasnya.

“Kami juga meminta kepada anggota DPRD untuk keluar, untuk menyampaikan kepada warga, telah menerima surat yang kami sampaikan ke DPRD,” ungkapnya.

“Saya coba, kita berbagi dengan persoalan waduk sepat,” kata Sukadar anggota Komisi C. “Tentang gugatan anda, semua kami ini ingin tahu maksudnya bagaimana, yang pasti dari hasil dengar pendapat kemarin, sudah diputuskan bersama,” tambahnya.

“Sedangkan rekomendasi disini, jelas dipihak PT Citra Land itu sanggup melaksanakan rekomendasi atau kajian dari pihak Institut Teknologi Surabaya (ITS), dan akan dilakukan juga oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) untuk bisa melaksanakan rekom secepatnya, serta untuk mengatasi banjir diwilayah Lidah Kulon,” ungkapnya.

Masih kata Sukadar, seperti yang disampaikan Dian purnomo yang juga perwakilan warga mengatakan bahwa kajian itu tidak ada logo ITS.

“Kami sebenrya dikasih kajian itu, supaya kita sama-sama mengawal, tentang kerja-kerja yang diakukan berdasar rekomendasi,” paparnya.

“Bukannya kami tidak percaya, kami juga percaya laporan dari warga, bila ada dasar laporan itu, tertulis dan tertuang, jadi tidak hanya bercerita dihadapan kita, apa benar kajian itu sesuai dengan rekomendasi,” jelasnya.