Wali Murid Ungkapkan Mosi Tidak Percaya

siswaSurabaya – Puluhan wali murid dan siswa Sekolah Dasar (SD) IT Al Ma’ruf di Jl Tenggilis Mejoyo VII mencari keadilan dengan mendatangi Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Kedatangan mereka sambil membawa poster serta melakukan doa bersama di halaman gedung dewan. Alhasil mereka ditemui oleh masduki Toha anggota Komisi D untuk diajak masuk keruang Komisi D.

Rudi Sugiono sebagai Ketua Forum Peduli Pendidikan menyampaikan, pihaknya sangat berharap dewan bisa memberikan solusi untuk masalah yang dihadapi oleh para wali murid.

“Kita sebagai wali murid tidak tahu apa-apa dan sudah datang ke Dinas Pendidikan (Dindik), kami berharap dewan bisa memberikan terobosan atau kebijakan agar siswa bisa terselamatkan, saya harap ini bisa jadi atensi, karena anak-anak merasa terbebani,” katanya.

“Kami juga akan memberikan mosi tidak percaya kepada yayasan dan Kepala Sekolah (Kasek) terkait kondisi ini,” tutur Rudi. “Fasilitas umum (fasum) dari YKP tersebut peruntukannya untuk masjid, sedangkan untuk sekolahnya tidak ada ijinnya, jadi kita hati-hati sekali untuk menerbitkan ijin tersebut,” terang perwakilan Cipta Karya.