Wali Kota Cimahi Dijerat UU Tipikor

uangJakarta – Pasca menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Atty Suharti Wali Kota Cimahi tidak memberikan statemen terkait kasus suap proyek pembangunan Pasar Atas Baru Cimahi tahan II.

Perlu diketahui, sebelumnya Atty telah ditetapkan sebagai tersanka pada kasus tersebut. Rupanya tidka hanya Atty yang bersttus sama.

Nama-nama lainnya itu adalah, Triswara Dhanu Brata, Ika Iskandar Dinata juga Sani Kuspermadi kesemua ini merupakan dari swasta.

Dalam kasus ini adanya kerugian negara sekitar Rp (rupiah) 500 juta dengan total anggaran mencapai Rp 57 miliar. Atty diherat dengan Undang-Undang (UU) nomor 31 tahun 1999 direvisi menjadi UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).