Visi Misi Akan Menjadi RPJMD

Adi Sutarwijono

Adi Sutarwijono

Surabaya – Kerja cepat yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Surabaya dengan dibuktikan mulai menyiapkan semua persyaratan yang dibutuhkan sesuai ketentuan.

Saat ini telah mendekati masa pendaftaran pasangan Calon Walikota (Cawali) dan Wakil Walikota (Wawali) tahun 2015 ke KPU Surabaya.

Adi Sutarwiyono Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Surabaya menyatakan, persyaratan nyang disiapkan antara lain, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surata Keterangan dari Pengadilan yang menerangkan hak pilihnya tidak dicabut. “Jika Bu Risma ada surat pengunduran diri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS),” tambahnya.

Masih kata Adi, dari beberapa persyaratan yang lebih penting adalah visi-misi pasangan Cawali dan Wawali akan menjadi dokumen resmi. “Jika pasangan cawali-cawawali terpilih, visi-misi kana menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD,” terangnya.

Visi dan misi pasangan Tri Rismaharini- Whisnu Sakti Buana (Tri Sakti) yang tengah disusun merupakan penguatan dan perluasan dari yang sebelumnya.

Diantaranya menyangkut infrastruktur dan pengembangan Sumber Daya Manusia dimana orientasinya ke depan kesempatan kerja diupayakan bisa dimanfaatkan warga usia produktif yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) Surabaya.

Purnomo Satriyo Pringgodigdo Bidang Hukum, Pengawasan, dan SDM KPU Kota Surabaya terkait persyaratan pencalonan partai politik (parpol) harus mencermati PKPU nomor 09 tahun 2015.

Di dalam aturan tersebut, parpol yang berhak mencalonkan pasangan Cawali dan Wawali adalah yang mempunyai jumlah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) 20 persen atau 25 persen suara sah pada pemilu legislatif tahun 2014 lalu. “Jika tidak memenuhi itu jelas tidak memungkinkan mencalonkan,” jelasnya.