Ungkap Alasan Setujui Perubahan Nama Jalan

Gedung DPRD Surabaya

Gedung DPRD Surabaya

Surabaya ‚Äď Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Pansus Raperda) Perubahan Nama Jalan dan Sebagian Ruas Nama Jalan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya pada akhirnya memukul palu sebagai tanda setuju.

Agustin Poliana Wakil Ketua Pansus Raperda mengatakan, bahwa Pansus telah melaporkan ke  Badan Musyawarah (Banmus) berdasarkan rekomendasi yang dihasilkan.

‚ÄúKemarin ada beberapa catatan yang harus dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim),‚ÄĚ kata Agustin.

Masih Agustin, rekomendasi Pansus Raperda ada 8 poin. Diantaranya, perubahan judul dari perubahan nama jalan menjadi perubahan sebagian ruas nama jalan.

Kemudian Pemprov Jatim menjalankan kewajibannya sesuai yang disepakati dalam Pansus.

Ketiga, Warga terdampak diberi pelayanan khusus dan kemudahan dalam pengurusan administrasi, meski melebihi batas waktu.

Mengenai dokumen adminitrasi hendaknya mendapatkan pelayanan prioritas.

Kelima, semua beban biaya akan ditanggung Pemprov Jatim. .

Keenam, pembentukan sekber dan call center di kecamatandan kelurahan.

Ketujuh, Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya harus menjamin keabsahan administrasi dokumen seperti semua.

Terakhir, pasca disetujui pansus, DPRD Surabaya dorong Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya agar aktif melaksanakan sosialisasi dan fasilitasi warga terdampak.

Agustin ungkapkan, alasan kalangan dewan menyetujui perubahan sebagian nama jalan Dinoyo menjadi Jalan Pasundan dan Jalan Gunungsari menjadi Prabu Siliwangi, karena Jalan Gunungsari merupakan jalan Provinsi.

Karena letaknya berada di Kota Surabaya. Maka, Gubernur meminta persetujuan dari Walikota Surabaya.