UN Trisila Akan Digabungkan

Dengar Pendapat Berubah Panas

Dengar Pendapat Berubah Panas

Surabaya – Permasalahan sengketa tanah antara PT Rajawali dengan Yayasan Pendidikan (YP) Trisakti hingga membuat pengurus serta siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN) merasa resah.

Sebelumnya telah disampaikan oleh Armuji Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya akan mengundang Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Surabaya untuk menjelaskan permasalahan yang sebenarnya.

Dalam dengar pendapat di Komisi D bidang Keejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Surabaya. Rupanya Iksan Kadindik Surabaya tidak hadir.

Suasana memanas ketika perwakilan dari Dindik memberikan penjelasan yang tidak memuaskan perwakilan dari YP Trisakti dan wali murid yang turut hadir.

“Berdasar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 36 tahun 2014, memang seperti itu , bahkan untuk UN juga tidak bisa, kalau tidak mempunyai ijin,” kata Sudarminto perwakilan dari Dindik Surabaya.

Masih kata Sudarminto, dalam rangka membantu agar para siswa bisa mengikuti UN. “Supaya tidak terjadi salah adminitrasi di kemudian hari, maka kita gabungkan, bukan dimutasikan,” tambahnya. “Kalau ijinnya sudah diurus, tentu pihak sekolah bisa mengadakan UN sendiri,” terangnya.