Uber, Main Potong Gaji

uberSurabaya – Keberadaan taksi online Uber di kota Surabaya kian marak, menyusul tingginya permintaan konsumen dalam menggunakan taksi berbasis aplikasi smartphone.

Memang banyak keuntungan yang didapat konsumen ketika memakai jasa taksi Uber. Disamping tarifnya murah, penggunanya pun nyaman dan bisa bergaya, layaknya menggunakan mobil pribadi.

“Kita dibayar setiap minggu berdasarkan jam online selama kita beroperasi, tapi nominalnya ini yang kadang bermasalah,” kata salah seorang pengemudi taksi online Uber.

Dirinya menabahkan, sistem pembayaran taksi Uber melalui pihak ketiga sebagai koperasi pengelola kendaraan. Tidak sedikit pengemudi yang komplain, dikarenakan potongan pembayaran tidak sesuai dengan nominal yang tertera di smartphone dan potongannya bisa mencapai Rp (ribu) 400 ribu.

“Banyak yang protes termasuk saya, karena pembayaran tidak sesuai perjanjian di awal, pada jam online malam hari dianggap hangus,” ungkapnya.

“Di smartphone saya, bayaran yang saya terima seminggu Rp 1.704.000, tapi saya cuma dibayar Rp 1.336.500, padahal uang potongan itu, untuk beli bensin selama jemput penumpang, ya, rugi kalo seperti ini,” paparnya.

“Saya sudah kirim email ke Uber, tapi dijawab, urusan pihak vendor, ya, kalo seperti ini pengemudi akan rugi terus, kita lapor kemana juga tidak tahu, seharusnya pemerintah ikut mengaturnya,” kesalnya.