Uang Haram Kado Istimewa Buat TNI AD Dan Polri

Tenaga Kerja Indonesia

Tenaga Kerja Indonesia

Jakarta – Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) serta Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) di Bandara Internasional Soekarno Hatta mendapati adanya perampokan uang Tenaga Kerja Indonesia (TKI)

Ini merupakan kado yang sangat begitu istimewa untuk Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) maupun Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sendiri, dengan didapatinya telah melakukan perampokan uang TKI mencapai Rp (rupiah) 325 miliar pertahunnya.

“Kami para TKI merasa senang dengan terkuaknya pemerasan tersebut, yang selama ini tidak pernah dikuak oleh pihak manapun karena takut,” kata salah seorang TKI. “Bagaimana lagi, dan memang benar-benar ada aksi pemerasan,” tambahnya.

“Saya tidak yakin hanya 18 orang, saya yakin lebih dari itu, untuk saat ini kita tunggu saja hasilnya, dan saya yakin itu,” ungkap rekannya yang sama menjadi TKI.

“Saya kasihan sama keluarga mereka, mungkin selama ini tidak tahu, telah memakan uang haram dari rampasan uang kita yang bekerja dengan halal,” sayangnya.