Tuntut Segera Munculkan Calon

demoSurabaya – Belum munculnya calon pesaing pasangan petahana Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana (Trisakti) yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilihan Kepala Daerah) tanggal 09/12/2015 mendatang menyulut kegeraman masyarakat.

Puluhan warga tergabung dalam Sekber Relawan Surabaya Bersatu menggelar aksi demonstrasi di Kantor KPU Surabaya dan Kantor Sekretariat Bersama (Sekber) Koalisi Majapahit.

Para pendemo menilai Koalisi Majaphit sengaja menyandera Pilkada Surabaya, karena pada masa pendaftaran tanggal 26 hingga 28/07/2015 belum memunculkan pasangan calon.

“Koalisi Majapahit yang memiliki 29 kursi di legislatif, sengaja menyandera Pilkada, harus dilawan,” teriak salah seorang pendemo saat berorasi di atas mobil.

Di hadapan AH Thony Ketua Pokja dan Satuham Sekretaris Pokja Koalisi Mojopahit, mereka menyampaikan aspirasinya.

“Surabaya bukan milik satu orang, tapi milik kita bersama,” kata Agustinus.

Marjuki menegaskan, imej koalisi majapahit akan habis bila tidak bisa menghadirkan pasangan calon. Pasalnya, Koalisi Majapahit dinilai menyendera kedaulatan rakyat yang terwujud pada pelaksanaan Pilkada tahun 2015.

“Jika tidak diperhatikan, kami akan melakkan gerakan yang lebih besar, karena Koalisi Majapahit telah mempermainkan Kedaulatan Rakyat,” tegasnya

Marzuki berharap, Koalisi Majapahit yang terdiri dari 6 partai politik (parpol) segera merekomendasi calonnya, agar Pilkada Surabaya bisa dilangsungkan pada tanggal 09/12/2015 mendatang.