Tuntut Coret e-Parkir

Dengar Pendapat Tentang Parkir Di Komisi A DPRD Surabaya

Dengar Pendapat Tentang Parkir Di Komisi A DPRD Surabaya

Surabaya – H Husnin koordinator aksi demo tolak eletronik parkir (e-Parking) di depa gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menyampaikan memeng dengan sistem elekronik lebih praktis.

“Tapi Sumber Daya Manusia (SDM) kita belum siap,” tambahnya. “Bila hal itu tetap diberlakukan tentu akan menambah jumlah pengangguran di Kota Surabaya,” ungkapnya.

“Sistem itu tidak ada pembantu parkir, jadi yang dipekerjaan ialah pemiliknya parkir, padahal 1 titik dijaga beberapa orang, Dinas Perhubungan (Dishub) tidak memahami itu,” paparnya.

Masih kata Husnin, menurut Dishub titik parkir adalah 1570. “Dari data yang kami miliki adalah 2000 titik parkir, tuntutan kami supaya e-Parking dicoret dari Rancangan Peraturan Daerah (Raperda),” jelasnya.