Tunjuk Sekolah Percontohan

Anugrah AriadiSurabaya – Leislatif Surabaya mendukung penerapan sekolah percontohan yang digagas oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta sudah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Anugrah Ariyadi anggota Komisi D bidang Kesejahteraan rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengatakan, sebab Sekolah Menengah Atas (SMA) telah dikelola Pemprov sesuai Undang-Undang (UU) nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Pemda).

“Selagi baik, kita laksanakan, namun, apabila kurang bagus kita pertanyakan, tapi jangan apriori dulu dengan program yang ada,” kata Anugrah.

Maih kata Anugrah, jika selama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memandang program pendidikan yang dijalankan baik. Belum tentu sama dengan penilaian Pemprov juga Kabupaten atau Kota lainnya.

Anugrah mengatakan, dirinya belum mengetahui sejauh mana seperti apa model sekolah rujukan yang diterapkan Pemprov Jatim. Karena, seiring peralihan pengelolaan, sudah tak ada lagi kewenangan DPRD Surabaya.

“Kita tidak bisa intervensi, walau teritorialnya di Surabaya,” turturnya. “Kita tidak bisa ikut-ikut, nanti dikira tidak tahu aturan,” paparnya.

Perlu diketahui, 5 sekolah yang telah ditunjuk sebagai rujukan bagi sekolah lain, adalah SMA Negeri (N) 2, SMAN 5, SMA Muhammadiyah 2, SMA Al Hikmah dan juga SMA Khadijah.