Tunda Paripurna, Siapa Yang Berkepentingan

Dedy Prasetyo

Dedy Prasetyo

Surabaya -Pasca Pemilihan Umum (Pemilu) yang diselenggarakan pada tanggal 09/04/2014 lalu. Ternyata masih menyisahkan permasalahan pada sebagian besar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Hingga sampai saat ini saja, tidak semua anggota dewan kelihatan hadir tepat waktu. “Kalau kita yang hadir ke sini sekarang ini sesuai dengan kewajiban anggota yang diundang dalam sidang paripurna,” kata Dedy Prasetyio anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) DPRD Surabaya.

“Pukul 08.30 Waktu Indonesia Barat (WIB) kita sudah sampai disini, sampai sekarang belum ada kabar, jadi paripurna atau tidak,” terangnya.

“Harapan saya, kegiatan Pemilihan Umum (Pemilu) sudah berlangsung, dan sebaiknya kembali kepada statemen Ketua Dewan, bahwa anggota legislatif dengan kembali aktif, masuk,” paparnya.

“Agenda paripurna ini membahas ada beberapa hal, salah satunya terkait Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Surabaya,” jelasnya.

“Saya pikir setiap paripurna itu penting, karena ini menyangkut agenda kedewaan yang belum selesai,” akunya. “Kalau ditunda, ditunda terus, sebenarnya siapa yang punya kepentingan, saya pikir masyarakat bisa menilai tentang stateman Ketua Dewan, siapa yang konsisten dan tidak,” terangnya.

Bahkan Dedy mengakui sampai sekarang ini dirinya belum dapat pemberitahuan tentang penundaan sidang paripurna yang seharusnya dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB. “Karena saya masih mendapat undangan pelaksanaan paripurna pada pukul 10.00 WIB,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan Adi Sutarwijono yang juga anggota Komisi C, dirinya bersama rekan yang lainnya juga sesudah menunggu dari awal. Namun tidak tahu kapan akan dilangsungkan sidang paripurna.