Transmigrasi Butuh Waktu

gafatarSurabaya – Sukardo Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur (Disnakertrans Prov Jatim) menyampaikan, siap mengakomodasi keinginan warga eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang ingin transmigrasi ke luar jawa.

“Jika yang ini mau, ditransmigrasikan boleh saja, tapi mesti ada waktu, karena anggarannya cukup besar,” ungkapnya.

Masih kata Sukardo, pada tahun 2016 Prov Jatim mendapat alokasi peserta transmigrasi sebanyak 580 Kepala Keluarga (KK). 480 KK anggarannya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sedangkan 100 KK anggarannya dari Pemprov Jatim.

“Namun untuk melaksanakan program itu, kendalanya kesiapan daerah setempat, mulai penyiapan lahan hingga pembangunan rumah,” terangnya.

Menurutnya, di daerah transmigrasi, penyediaan rumah dengan tipe 36, dan luas lahan sekitar 2 hektar merupakan urusan pemerintah daerah setempat. Sementara untuk biaya hidup selama 18 bulan akan menjadi tanggungan Kementrian desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi.

“Di tahun 2015 lalu, hampir 51 KK tidak bisa berangkat karena disana tidak siap rumah,” jelasnya.

Sukardo menyampaikan, hingga saat ini di Jatim jumlah KK yang antri untuk mengikuti program transmigrasi sebanyak 2.400.