Transmart Ciptakan Kemacetan

Erwin Tjahyuadi

Erwin Tjahyuadi

Surabaya – Lambatnya perekonomian pada wilayah surabaya timur belum juga terselesaikan. Dengan telah diresmikannya Transmart yang ada pada daerah rungkut, diyakini akan merubah perekonomian yang sebelumnya stagnan mulai bergerak.

Namun dengan berdirinya Transmart itu malah menyebabkan permasalahan tersendiri. Kemacetan yang tidak parah sebelum berdirinya Transmart. Kini bertambah parah kemacetan yang disebabkan banyaknya pengunjung, terlebih akses jalan yang tidak lebar.

Erwin Tjahyuadi anggota Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengatakan, di sekitar Rungkut ada produsen biskuit, Kedaung, Sampoerna maupun bisnis ritel lainnya.

“Dengan beroperasinya Transmart maka kemacetan disekitar Rungkut bertambah,” kata Erwin.

“Kemacetan jalan di Rungkut akibat beroperasinya Pusat Swalayan Tranmart hal tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” ungkapnya.

“Untuk itu, Izin Analisa Dampak Lalu Lintas (Amdal) Transmart harus segera dikaji ulang agar kondisi kemacetan di Rungkut Surabaya tidak semakin parah,” terangnya.

Erwin menyampaikan, dampaknya bukan hanya kalangan pengusaha yang ada disekitarnya sehingga pengiriman barang jadi tersendat karena kemacetan jalan di Rungkut.

Bahan Erwin meminta harus ada rekayasa lalu lintas (lalin) supaya jalan disekitar Transmart tidak macet dan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya harus turun langsung untuk melakukan reka ulang lalin tersebut.