Titik Macet Dibangun Underpass

Irvan Wahyu Drajat

Irvan Wahyu Drajat

Surabaya – Tingkat kemacetan diberbagai titik kota surabaya sudah menunjukan angka peningkatan. “Perlu diketahui bahwa jalan Mayjen Sungkono atau bundaran Mayjen Sungkuno merupakan akses barat-timur disamping Banyu Urip-Tandes,” kata Irvan Wahyu Drajad Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya.

“Problrm sekarang adalah Mayjen Sungkono-HR Muhammad itu juga merupakan akses dari luar kota, tepatnya dari Menganti pada waktu pagi hari, dan tingkat kepadatannya diatas 1,” tambahnya.

“Ketika pada jam puncak di pagi atau sore hari, antrian bisa lebih dari 500 meter, dari arah Adityawarman saat sore hari dan pagi hari dari HR Muhammad,” urainya.

Masih kata Irvan, dengan dibangunnya underpass secara otomatis kepadatan itu akan berkurang tanpa melalui trafic light. “Semua problem kemacetan selain akses tol yang akan masuk kota juga persimpangan tidak sebidang,” paparnya.

Irvan menambahkan, titik kemacetan juga terjadi bundaran taman Pelangi. “Dalam hal ini sekitar Dolog maupun Margorejo itu membutuhkan solusi persimpangan tidak sebidang, fly over atau underpass,” terangnya.

“Dan underpass telah menjadi pilihan dari Pemerntah Kota (Pemkot), dikarenakan tidak menggaggu lingkungan dari segi keindahan maupun arsiktektur kota,” jelasnya.

“Itu sudah kita usulkan dan masuk dalam perencanaan blue print balai besar yang mempunyai kewenangan, dan persipangan sepanjang rel KA sepanjang jalan A Yani akan kita kurangi,” pungkasnya.