Tingkatkan Operasi Yustisi

urbanisasiSurabaya – Pasca lebaran permasalahan kota metropolitan maupun kota-kota besar sudah menjadi hal umum, tempat destinasi bahkan serbuan dari para urban.

Rupanya hal tersebut menjadi perhatian khusus dari Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Agustin poliana Ketua Komisi D DPRD Surabaya meminta pada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya intensif menggelar operasi Yustisi ke sejumlah kawasan kota. “Tidak harus represif, perlu pendekatan, jika tidak mempunyai pekerjaan tetap dipulangkan,” tegasnya.

“Banyak dampaknya, pengangguran, kejahatan ataupun kriminalitas , ini yang harus kita antisipasi,” tuturnya.

Agustin mengakui, sulit membendung laju urbanisasi tersebut. “Harapan saya, Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Sosial (Dinsos), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (Bapemas KB) segera berkoordinasi dengan pemda lain, seperti Bangkalan, Sidoarjo, Mojokerjo serata Gresik,” ungkapnya.

Agustin menambahkan, untuk masalah kaum urban tidak cukup hanya pada tingkat Kabupaten dan Kota saja. Untuk masalah sosial ini pihak Pemerintah Provinsi (Pempro) juga turut serta bertanggung jawab.