Tidak Tertutup Ada Pungli Lain

Pendidik Terangkap Tangan Terkait Pungli

Pendidik Terangkap Tangan Terkait Pungli

Surabaya – Pernyataan dari Nanang selaku Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 15 saat ditanya oleh petugas Kepolisian Resos Kota Besar (Polrestabes) Surabaya. “Itu sudah ada aturannya,” kata Nanang.

Hal tersebut malah memunculkan kuatnya keyakinan dari berbagai kalangan, bahwa pungutan liar (pungli) di SMAN 15 memang ada dan sudah berlangsung lama.

Tidak tertutup kemungkinan langkah pihak sekolah-sekolah di surabaya terhadap siswa baru yang akan masuk di sekolah tujuan akan mendapat perlakuan sama, tentunya dengan nilai dana pungli yang bervariasi.

Keyakinan Baktiono anggota Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya, bahwa tidak sedikit pungli yang terjadi di sekolah. “Kita akan selidiki terus, untuk hal itu,” kata Baktiono.

“Ada benang merah yang ada di Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya,” kata Sis warga surabaya. “Ada apa antara Dindik, Sekolah dan Komite Sekolah (SK),” tambahnya.

Masyarakat menginginkan, aparat penegak hukum juga memeriksa KS dan tidak tertutup kemungkinan ada pungli lain di sekolah tersebut. Sekolah-sekolah lain juga perlu diawasi, mereka juga melakukan pungli dalam bentuk lain.