Tidak Tahu Adanya Anggaran Pintu Air

dprSurabaya – Menyusupkan anggaran untuk pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran (APBD TA) 2018 kembali terjadi.

Kali ini penyusupan yang lolos adalah anggaran pada pembangunan pintu air Petekan untuk mengatasi masalah banjir.

Nomenkelatur anggaran tersebut muncul diarenakan tidak ada kejelasan dana yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

Syaifuddin Zuhri Ketua Komisi C Bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengatakan, pembangunan pintu air Petekan memang merupakan salah satu target untuk menyelesaikan masalah banjir di Surabaya.

Masih kata Syaifuddin, untuk membangun pintu air, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengalokasikan dana senilai Rp 43 miliar.

“Itu untuk pengadaan pintu airnya saja,“ ungkapnya. “Sehingga nanti untuk memaksimalkannya, kita anggarkan lagi pada Perubaham Anggaran Keuangan (PAK),” terangnya.

Herlina Harsono Njoto anggora Badan Anggaran (Banggar) mengatakan, dana pembangunan itu diambil dari pemangkasan beberapa usulan APBD yang diajukan oleh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD).

Adanya anggaran pembangunan pintu air Petekan rupanya tidak semua lagislatif mengetahui bahkan menjadi perdebatan.

Padahal anggaran tersebut telah disahkan di dalam rapat istimewa paripurna beberapa waktu lalu.

Parahnya lagi, mereka yang tidak mengetahui adalah salah seorang pimpinan dewan, beberapa anggota Badan Anggaran maupun anggota Komisi yang membidangi masalah pembangunan.