Tidak Sejalan Dengan Presiden

Hukuman Mati

Hukuman Mati

Bandung – Penyataan genderang perang terhadap narkotika yang dilakukan Joko Widodo (Jokowi) Presiden Republik Indonesia (RI) rupanya harus dipertanyakan kembali.

Pasalnya, dalam Pengadilan Tinggi (PT) Bandung telah merubah jalur eksekusi mati yang seharusnya dijatuhkan terhadap Mustofa Moradalivand maupun Seyed Hashem merupakan Warga Negara Iran

Keduanya harusnya mendapat hukuman mati malah dijatuhi hukuman seumur hidup dengan kedapatan akan mengambil sabu dengan berat 40 Koligram (Kg) di Cagar Alam Tangkuban Perahu oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Tidak sejalannya dengan yang dikatakan secara resmi oleh Presiden RI menjadi tanda tanya besar, terhadap perubahan jalur hukuman mati terhadap para gembong narkotika internasional.