Tidak Ada Penahanan Bayi

Masduki Toha

Masduki Toha

Surabaya – Kesehatan masyarakat kecil memang menjadi pertaruan yang tidak akan pernah terselesaikan sampai kapanpun. Seperti yang dialami oleh salah seorang pasien yang melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewandie.

Bayi pasien yang ditahan oleh pihak RSUD Soewandie, mendapat perhatian secara khusus oleh Masduki Toha Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Dihadapan wartawan, Masuki langsung menghubungi Febria Rachmanita Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Surabaya. Febri menyampaikan tidak ada yang namanya penahanan pasien di RSUD Soewandie.

“Yang ada bayi yang ada di inkubator karena beratnya kurang,” kata Febrie melalui telepon genggam pada Masuduki Toha. “Tidak ada yang ditahan karena ekonomi,” tambahnya

Ketika Frebie dihubungi kembali oleh Masduki untuk memastikan permasalahan yang sebenarnya terjadi. “Untuk pelayanan ini harus membayar, dan dia mengatakan tidak uang untuk membayar, gimana, kita bisa diperiksa,” ungkapnya.

“Dia berasal dari luar kota dan tidak punya Surat Keterangan Miskin (SKM), intinya ibunya sudah boleh pulang, namun bayinya belum bisa pulang, karena bayi itu dirawat dan ada masalah,” terangnya.

“Jadi ada warga bukan penduduk surabaya dan diarahkan minta keringanan biaya melalui pengurusan bagi penduduk musiman, ke Rukun Tetanga (RT), Rukun Warga (RW) serta Kelurahan, karena RW tidak tepat, sebab masih punya KTP luar kota,” jelas Masduki.

Masduki menambahkan, tidak ada istilah ditahan ini untuk bayi tersebut dan saat ini masih dalam proses sebab banyinya ada masalah kesehatan.