Tidak ada Bedanya

Achmad Zakaria

Achmad Zakaria

Surabaya – Perubahan toko modern dengan adanya tanbahan fasilitas meja dan kursi didepan gerai. Membuat anggota Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya angkat bicara.

“Apakah meja kursi dan penyajian minuman dan makanan di minimarket dan supermarket yang bisa dikatagorikan usaha restoran, kafe atau pusat penjualan makanan, kalau menurut saya itu sudah mirip dan sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 23 tahun 2012 mestinya semua memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP),” ungkap Achmad Zakaria anggota Komisi B.

Masih kata Zakaria, apakah semua sudah memiliki izin TDUP. Kalaupun belum, tentu ini bertentangan dengan Perda nomor 23 tahun 2012 tentang pariwisata.

Zakaria menambahkan, kalau mereka tidak punya TDUP. Mestinya ada pengawasan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Sebab semua tempat usaha yang menjalankan usaha mirip restoran maupun cafe semestinya tunduk juga pada Perda nomor 23 tahun 2012.

“Jika Pemkot jeli, bisa menimbulkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru yakni pajak restoran. karena di Perda nomor 04 tahun 2011 tentang Pajak Daerah pasal 10 ayat 3 disebutkan,” paparnya.

“Semua jenis usaha pelayanan penjualan makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh pembeli dan dikonsumsi di tempat, masuk sebagai objek pajak restoran,” terangnya.

“Ini ekstensifikasi objek pajak restoran, apakah semua memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pajak restoran juga,” pungkasnya.