Tertibkan Tower Ilegal

Adi Sutarwijono

Adi Sutarwijono

Surabaya – Komisi A bidang Pemerintahan (Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mendesak pada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya supaya menertibkan ratusan tower seluler tidak resmi.

Adi Sutarwiyono Wakil Ketua Komisi A angkat bicara. Berdasar data dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Surabaya. Jumlah tower saat ini sekitar 1.100 unit, dan 995 tower diantaranya dalam pengendalian.

705 menara telekomunikasi kena wajib retribusi sebab memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). 290 tower dalam pengurusan perizinan. “182 tower yang tidak jelas perizinnnya,” terang Adi.

“Dari sejumlah tower ilegal tersebut 50 unit sudah dikeluarkan bantuan penertiban dari Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya (PUCK) ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” ungkapnya.

“4 tower sudah dieksekusi, dengan memutus aliran listriknya diputus karena Satpol tidak mempunyai alat untuk menurunkan,” tuturnya.

“Kita akan panggil Satpol PP, DPUCK, Diskominfo serta Perusahaan Listrik Negara (PLN),” tegasnya. “Kita undang PLN supaya taat azas legalitas, PLN, kita harapkan tidak memberikan sewa listrik kepada tower ilegal,” jelasnya.

Masih kata Adi, alasan penertiban tersebut disebabkan beberapa menara telekomunikasi itu ternyata memicu komplain dari masyarakat sekitar.

Adi menyampaikan, terkait masalah telekomunikasi, pihaknya mendorong pembangunan tower menggunakan tehnologi microsel. Selain untuk mengatasi blank spot juga lebiih efisien dari sisi pembiayaan.