Terlalu Lama, Muncul Raja-Raja Kecil

Pratiwi Ayu Khrisna

Pratiwi Ayu Khrisna

Surabaya – Munculnya raja-raja di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuat anggota Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan (Hu Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya angkat bicara.

Pratiwi Ayu Khrisna anggota Komisi A DPRD Surabaya asal Golkar mengatakan jika seorang Camat dan Lurah menjabat di satu wilayah dalam waktu yang lama, akan menumbuhkan kolusi dan kroni bahkan menjadi raja raja kecil di suatu wilayah.

“Sejak awal saya menjadi anggota komisi A, kalau tidak salah bulan 10/2014 lalu, saya sudah meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Surabayauntuk melakukan pemindahan jabatan Camat dan Lurah dengan waktu maksimal 3 tahun,” kata Pratiwi Ayu Khrisna anggota Komisi A.

“Agar tidak ada lagi raja kecil disuatu wilayah, menghilangkan tumbuhnya kolusi sekaligus kroni dijajaran Pemkot paling bawah,” tambahnya.

Masih kata Ayu, beberapa kejadian tindakan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh jajaran pemkot paling bawah yakni Camat dan Lurah, akibat menjabat terlalu lama disatu wilayah.

“Karena diperjalanan banyak ditemukan penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang di tingkat Kecamatan dan Lurah, termasuk temuan yang dilansir oleh Ombudsman Republik Indonesia (ORI) beberapa bulan yang lalu,” paparnya.

“Saat itu ditanggapi positip oleh BKD dan berjanji akan dikoordinasikan segera dengan kepala daerah untuk ditindak lanjuti, tetapi entah karena apa, masih banyak para Camat dan Lurah yang menduduki posisinya bertahan di satu wilayah dengan jangka waktu yang lama,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, Tri Rismaharni (Risma) Walikota Surabaya juga mempertimbangkan faktor usia. Sebab mereka yang sudah usia lanjut, tentu akan berimbas kepada kinerja dan pelayanannya kepada masyarakat.