Temukan Penyimpangan Anggaran Hibah

kejagungSurabaya – Belum selesai kasus penyimpangan dana hibah tahun 2014 dan Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) tahun 2016.

Kembali Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menemukan adanya penyalagunaan anggaran hibah tahun 2014.

Penyimpangan itu pada pengajuan pembangunan fisik untuk Sekolah Dasar (SD) Nurul Iman di Sememi.

Dana yang diajukan untuk pembangunan tersebut sebesar Rp (rupiah) 300 juta.

Begitu disetujui dan dicairkan oleh pemerintah. Rupanya tidak ssepenuhnya digunakan untuk pembangunan.

“Hanya dibangun 17 persen dari nilai yang dicairkan,” kata Didik Farkhan Kepala Kejari Surabaya.

“Sementara kerugian negaranya sekitar Rp 270 juta rupiah,” ungkapnya