Tembak Mati, Tidak Perlu Disidang

bnnJakarta – Tudingan yang dilontarkan Komisi III bidang Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bahwa Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Budi Waseso (Buwas) Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) gagal dalam memberantas narkoba.

Rupanya berbagai kalangan masyarakat menganggap bahwa yang ditudingkan Erma Suryani Ranik anggota Komisi III DPR RI sebuah salah alamat.

“Orang yang bekerja keras, malah dianggap sudah gagal dalam menjalankan tugas,” kata Rio.

“Yang seharusnya bertanggung jawab adalah, yang memiliki hak atas Lembaga Pemasyarakatan (LP) khusus narkoba, bukan Buwas,” tambahnya.

“Harusnya di dalam LP steril, tanpa apapun, yang terjadi malah sebaliknya, mereka yang ditahan ternyata masih dapat mengoperasikan jalannya peredaran narkotika,” ungkap Billy.

“Ada apa denga legislatif ini, kenapa yang dituding itu cuma BNN, Kalau Kejaksaan Agung (Kejagung) langsung melakukan eksekusi terhadap bandar narkotika yang divonis mati, jauh lebih baik,” kata Elly.

“Bandar narkoba lebih baik ditembak mati aja, Pak Buwas, gak perlu disidang, malah menambah masalah, sementara Kejaksaan sendiri enggan melakukan eksekusi,” ungkap Wahyu.