Tangkap Ormas Yang Melakukan Kekerasan

natalJakarta – Pasca Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram bagi umat muslim yang mengenakan atribut yang berkaitan dengan perayaan Natal.

Seperti yang disampaikan Jenderal Polisi (Jen Pol) Tito Karnavian Kelapa Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Fatwa yang dikeluarkan MUI yang kemudian menjadi dasar bagi Oraganisasi Masyarakat (Ormas) untuk melakukan sweeping.

Bahkan Tito mengimbau supaya sosialisasi tersebut dapat dilakukan dengan cara yang lebih bijak. “Saya sudah perintahkan ke jajaran jika ormas-ormas itu yang menggunakan kekerasan,” kata Tito.

“Maka saya perintahkan untuk langsung tangkap dan proses,” tegasnya. “Sosialisasi itu bisa dilakukan dengan cara yang baik, misalnya lewat sosial media atau dengan undangan,” ungkapnya.

“Dan yang tidak boleh itu, kalau pemilik mal ataupun toko yang menyuruh karyawannya pakai atribut, jika tidak memakai akan dipecat, itu tidak boleh,” ungkapnya.