Sutarman Akui Salah

polisiJakarta – Aksi demo penolakan naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berakhir bentrok antara mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) dengan aparat Kepolisian.

Bahkan polisi langsung menyerang kampus UNM yang mengakibatkan fasilitas kampus rusak dan beberapa wartawan mengalami luka-luka.

“Saya mohon maaf, khususnya yang terjadi dengan teman-teman media, itu tidak dibenarkan., kita harus melakukan langkah hukum,” kata Jenderal Polisi (Jen Pol) Sutarman Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Ketika disinggung sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). “Itu salah, makanya saya bilang minta maaf,” tambahnya.

Beberapa wartawan itu diantaranya, Waldy dari Metro TV, Iqbal (Fotografer Koran Tempo), Asep Iksan (Koran Rakyat Sulsel) dan Arman (MNC TV).