Surabaya Cukup Memalukan

Mahasiswa Kritisi Parpol Yang Tidak Segera Munculkan Calon Kepala Daerah

Mahasiswa Kritisi Parpol Yang Tidak Segera Munculkan Calon Kepala Daerah

Surabaya – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Surabaya menggelar aksi simpatik di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya.

Aksi tersebut disampaikan sebagai wujud kritik atas masih belum adanya pasangan calon lain dari partai politik (parpol) maupun gabungan parpol yang mendaftarkan calonnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015.

“Sebagai kota Pahlawan, hal ini cukup memalukan,” kata Imran Ibnu Fajri perwakilan BEM.

“Kami tahu kalau kami tidak memenuhi syarat, maka yang kami lakukan ini adalah kritik terhadap parpol yang kami anggap telah gagal melakukan kaderisasi dan memunculkan figur calon pemimpin,” tambahnya.

“Jadi, kalau yang dari parpol itu sudah tidak bisa memunculkan pemimpin, serahkan saja semuanya ke mahasiswa,” pintanya.

“Kami sampaikan apresiasi atas kepedulian para mahasiswa dalam pelaksanaan Pilwali Surabaya 2015,” kata Robiyan Arifin Ketua KPU Surabaya. “Apa yang mereka lakukan ini adalah wujud bahwa mereka ini layak menjadi calon pemimpin di masa depan,” tambahnya.

“Kami tetap menunggu sampai besok sebagai hari terakhir masa perpanjangan pendaftaran pasangan calon,” pungkasnya.