Sudah Tidak Impor Lagi

pasarSurabaya – Hari raya yang tinggal beberapa hari lagi, tentu saja masyarakat dalam membeli tidak seperti biasanya, ketika pada saat seperti hari biasa.

“Puasa dan menjelang hari raya Idul Fitri, barang-baranng kebutuhan pokok saat ini bisa dikendalikan,” kata Baktiono Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Dan yang paling adalah beras, ini adalah yang luar biasa, disamping itu sudah tidak impor lagi, yang belum bisa dikendalikan adalah barang-barang non pokok,” tambahnya.

“Disampiang itu masyarakat juga harus berhati-hati dalam membeli, kami harapkan masyarakat juga kritis dan jeli dilihat tanggal, bulan dan tahun kadarluarsa, kalau terbukti akan hal itu, maka masyarakat berhak memperingatkan pada toko atau pasar modern,” ungkapnya.

“Kalau produk itu tetap dijual tentu akan membahayakan kesehatan masyarakat, harapan kami dari Komisi adalah Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga melakukan sidak bersama-sama, semua itu supaya masyarakat tidak dirugikan,” paparnya.

Masih kata Baktiono, mengenai parcel memang itu agak susah tapi harus dilakukan secara rutin dari penjual-penjual parcel yang ada. “Kalau sampai ada, sanksinya juga harus tegas, karena penjual-penjual parcel itu juga harus mengetahui,” jelasnya.

“Terutama tanggal dan bulan kadaluarsa barang yang dikemas, untuk antisipasinya jauh-jauh hari, mereka harus jeli dalam membeli sebab mereka juga membeli dalam jumlah banyak, semua itu agar tidak merugikan masyarakat sendiri,” pungkasnya.