Suara Tertukar, Tanggal 13 dilakukan Coblos Ulang

Eko Walujo

Eko Walujo

Surabaya – Tertukarnya surat suara antar Daerah Pemilihan (Dapil) pada coblosan tanggal 09/04/2014 lalu berujung akan dilakukan coblosan ulang.

Berdasar rapat pleno yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya bersama dengan Panita Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) serta juga Panitia Petugas Kecamatan (PPK) yang wilayahnya bermasalah diputuskan untuk melakukan pencoblosan ulang pada tanggal 13/04/2014 mendatang.

“Keputusan untuk mengadakan coblosan ulang di beberapa kawasan ini mengacu pada¬† pada poin 1 diatas dengan memperhatikan surat KPU RI nomor 275/KPU/IV/2014 tanggal 04/04/2014, komisioner dan sekretaris ke KPU Pusat minta persetujuan dan stempel kertas suara untuk coblosan ulang,” tambahnya.

“Berdasarkan aturan, coblosan ulang dilaksanakan dalam kurun waktu 10 hari pasca coblosan,” tuturnya.

Perlu diketahui, data dari KPU Surabaya, Kecamatan Rungkut yang mesti pemilihan suara ulang diantaranya di Kelurahan Kalirungkut, 3 Tempat Pemilihan Suara (TPS) meliputi  8, 15 dan 16, dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1394 pemilih.

Kalirungkut yang masuk Dapil 3, ternyata terdapat surat suara dari dapil 5. Kemudian Kecamatan Lakarsantri di Kelurahan Lidah Kulon terdapat 6 TPS yang harus kembali menggelar pemilihan ulang. Yaitu TPS 10,11,12,13,24 dan 25. Dengan jumlah DPT mencapai 2587 orang.

Di Lidah Kulon yang masuk wilayah Dapil 5, surat suara yang tertukar adalah surat suara dari dapil 4. Selanjutnya Kecamatan Krembangan di Kelurahan Dupak hanya 1 TPS yakni TPS 42 dengan jumlah DPT sebesar 434 orang.

Kecamatan Pakal yang harus melakukan coblos ulang meliputi 3 Kelurahan yakni Tambak Dono, Babat Jerawat dan Sumberejo. Adapun jumlah TPS-nya yang coblos ulang sebanyak 11 TPS.

Untuk Kelurahan Tambak Dono hanya 1 TPS yang harus mengulang yakni TPS 3. Sedangkan untuk Kelurahan Babat Jerawat terdiri dari 7 TPS yang coblos ulang. Antara lain TPS 17,27,8,10,4,5 dan 25.

Adapun Kelurahan Sumberejo sebanyak 3 TPS yang melakukan pengulangan, yaitu TPS 6, 9 dan 11. Di 3 kelurahan tersebut jumlah DPT sebanyak 2680 orang. Sedangkan surat suara yang tertukar di 11 TPS di 3 kelurahan tersebut adalah kertas suara dapil 4.

Kemudian Kecamatan Tandes yang harus coblos ulang yakni di Kelurahan Tandes di TPS 5, dengan jumlah DPT-nya mencapai 335 orang. Surat suara yang tertukar adalah milik Caleg dapil 4.

“Mestinya surat suara yang di kotak sebelum proses pemilihan diperiksa dulu, jadi Panitia Petugas Suara (PPS) yang kurang teliti pada waktu itu,” ujar Eko.