Soal Lumpur Lapindo, Sumpah Pocong Pun Akan Dibayar

aburizal bakrie, "Bahkan yang enggak punya surat dan hanya dengan sumpah pocong saja kami bayar,"

aburizal bakrie, “Bahkan yang enggak punya surat dan hanya dengan sumpah pocong saja kami bayar,”

Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical menilai, pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang meminta PT Lapindo menyelesaikan ganti rugi kepada korban semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur, sangat normatif.

Dalam kasus semburan lumpur di Sidoarjo, posisi dari PT Lapindo bukan memberikan ganti rugi, melainkan membeli semua aset milik warga yang terkena dampak semburan lumpur tersebut.

Ical mengklaim proses jual beli telah mencapai 90 persen dengan harga 18 kali nilai jual objek pajak (NJOP).

“Enggak ada ganti rugi dalam Lapindo, yang ada adalah jual beli. Sindiran SBY biasa saja, normatif saja,” kata Ical.

Bakal calon presiden dari Partai Golkar itu mengatakan, dalam proses jual beli, masyarakat yang terkena dampak tak akan dipersulit mendapatkan haknya. Proses dilakukan hanya dengan membawa keterangan luas tanah dan bangunan dilengkapi dengan suratnya.
“Bahkan yang enggak punya surat dan hanya dengan sumpah pocong saja kami bayar,” ujarnya.