Siapa Yang Bertanggung Jawab Bunga Pinjaman Bank Untuk BOS

Tutwuri Handayani

Tutwuri Handayani

Jawa Timur, portal nasional – Mundurnya turunnya dana bantuan operasional sekolah (BOS) terhadap sejumlah sekolahan di beberapa daerah memunculkan permasalahan baru bagi pihak satuan pendidikan baik yang sudah mendapat dana BOS ataupun yang belum mendapat dana BOS.

Permasalahan yang muncul karena selama belum turun dana BOS, sebagian besar satuan pendidikan (Sekolah) melakukan peminjaman atas jaminan yang notabene memiliki bunga pinjaman dan harus dipertanggung jawabkan.

Persoalan adanya hutang piutang terkait belum turunnya dana BOS selama 2,5 bulan lalu, dipastikan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tidak peduli dengan bunga pinjaman yang dilakukan oleh satuan pendidikan dalam hal ini pihak kepala sekolah sebagai upaya mencukupkan anggaran sekolah dimana pada tahun 2016 sudah direncanakan.

Menurut sumber yang bisa dipercaya, dengan telatnya dana BOS pada triwulan pertama sebesar Rp 600juta hingga Rp 900juta per sekolah, dipastikan banyak kepala sekolah menanggung bunga pinjaman yang semestinya tidak perlu terjadi.

Saiful Rachman, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, beberapa waktu lalu sebelum turunnya dana BOS, menyampaikan bahwa tidak ada salahnya jika pihak sekolah melakukan pinjaman dana./*