Siapa Lakukan Pembodohan Publik

Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP)

Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP)

Surabaya – Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) yang pernah disampaikan oleh Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Bahwa pada akhir tahun 2015 mendatang, semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang dewasa sudah memegang kartu identitas elektronik.

Rupanya hal tersebut mendapat berbagai tanggapan dari kalangan masyarakat. Masyarakat menilai pernyataan tersebut sangat penuh muatan politik.

“Fakta dilapangan bisa dilihat sendiri, sampai saat ini tidak ada pernyataan resmi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dibawah kepemimpinan Tri Rismaharini (Risma) Walikota Surabaya terkait hal itu,” kata Rio.

“Bahkan tidak sedikit yang tidak mendengar pernyataan Mendagri, terus apa sanksinya bila kita sebagai warga Indonesia hingga batas waktu yang ditentukan, ternyata tidak mendapat e-KTP,” ungkapnya.

“Tidak ada, saya minta anda yang duduk dan dipercaya di pemerintahan jangan asal bicara, dan jangan buat lagi pernyataan yang membingungkan, jajaran dibawah, tepatnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mentalnya masih bobrok, anda harus tahu itu pak menteri,” kata Dewa.

“Saya minta anda lihat sendiri, bawahan Walikota Surabaya, mentalnya bagaimana, terus cara kerjanya, mereka itu bukan manusia, terlebih pada penyambutan juga pelayanan,” jengkelnya.