Sesuai Yang Diberikan

Nur Syamsi

Nur Syamsi

Surabaya – Terkait rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) untuk Dhiman Abror berpasangan dengan Rasiyo.

Nur Syamsi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Pengembangan Informasi Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya meyakini hasil scan yang disampaikan saat pendaftaran ada surat aslinya. “Sesuai yang diberikan ke kami,” ungkapnya.

Masih kata Nur Syamsi, scan yang diberikan harus identik dengan aslinya. Artinya sama persis tidak bisa dibedakan satu sama lainnya.

Apabila yang diserahkan ke KPU Surabaya tidak identik dengan hasil scan, hal itu menyebabkan paslon dinyatakan tidak memenuhi syarat. “Kami tidak menggugurkan tapi aturan yang menggugurkan,” paparnya. “Kami bekerja normatif,” jelasnya.

Nur Syamsi mengungkapkan, jika pada akhirnya hasil penelitian mengakibatkan pasangan calon kurang dari 2 atau tidak ada sama sekali. Sesuai dengan Peraturan (P) KPU nomor 12 tahun 2015 tentang Pencalonan.

Pasal 89 menjelaskan KPU Surabaya untuk membuka kembali pendaftaran. “Pendaftaran kembali mekanismenya diatur Surat Edaran (SE) KPU RI nomor 433, yakni 3 hari sosialisasi, kemudian 3 hari berikutnya pendaftaran,” terangnya.

Jika pada masa pendaftaran hasilnya tetap kurang dari 2 calon atau tidak ada sama sekali. Maka pasal 89 ayat 3 menyatakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya ditunda pada pilkada serentak berikutnya.