Senin Akan Tinjau

Pertiwi Ayu Khrisna

Pertiwi Ayu Khrisna

Surabaya – Polemik permasalahan perumahan Grand Semanggi yang merusak lahan konservasi hutan mangrove. Membuat Pratiwi Ayu Krishna anggota Komisi A bidang Pemerintahan (Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya angkat bicara.

“Kalau pelanggaran, ya, pelanggaran pemotongan pohon mangrove,” kata Ayu. “Kalau masalah perijinan itu hanya kesalahpahaman saja, sebetulnya bisa dibangun nanti kembali,” tambahnya.

“Karena apa, itu kalau sungai kewenangan Provinsi, lebih detailnya, untuk pancangnya membicarakan tentang lingkungan itu kewenangannya ada di kota,” terangnya.

“Kita ini belum meninjau lokasi, belum tahu persis, apakah yang terpotong itu berada di wilayah perumahan atau konservasi,” ungkapnya.

“Seharusnya kita tinjau, terima laporan terus dengar pendapat, dan tinjuan hari depan dan kalau pelanggaran tentunya sanksi,” jelasnya.