Semua Nikmati Hasil Pasir

paluSurabaya – Dalam sidang disiplin yang diadakan di Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Hartono Kepala Desa (Kades) Selok Awar-Awar Kabupaten Lumajang menyampaikan aliran dana penambangan pasir ilegal.

Aliran dana tersebut diterima oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Pasirian, Komando Rayon Militer (Koramil), Camat, Perusahaan Hutan Negara Indonesia (Perhutani), Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Bahkan masih ada yang lainnya diantaranya anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lumajang, Tim 12, juga wartawan. Dari hasil tambang pasir tersebut, Hartono menerima Rp (rupiah) 142 ribu setiap hari setiap truk.

Untuk Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pasirian dan Komandan Rayon Militer serta Camat Pasirian masing-masing dapat Rp 1 juta setiap bulannya.

Sedangkan Kepala Unit Reserse dan Kriminal (Kanit Reskrim) Rp 500 ribu. Bintara pembinanaan dan keamanan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas) Rp 500 ribu. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Rp 500 ribu. Mengenai Aliran dana yang sampai ke Perhutani nilainya Rp 2,5 juta.