Semua Jaringan Utilitas Ditanam

kabelSurabaya – Carut marut pemasangan kabel hingga membahayakan orang yang melintas, membuat kalangan legislator surabaya angkat bicara.

Seperti yang terjadi penataan jaringan utilitas pada beberapa titik. Salah satunya seperti yang terlihat di Jalan Ketintang Baru. Jaringan utilitas listrik bergelantung hanya 2 meter di atas tanah.

“Mobil lewat sampai tidak bisa lewat,” kata Moch Machmud anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya juga anggota Panitia Khusus (Pansus) Jaringan Utilitas.

“Akhirnya sama warga setempat dinaikkan, digantungkan pada pagar pekarangan,” terangnya.

Hal itu akan diatur dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang tidak lama lagi akan selesai.

Rancangan Peraturan Daerah Kota Surabaya tentang Penyelenggaraan Jaringan utilitas itu akhirnya sudah mencapai tahap finalisasi.

Bahkan telah ada kesepakatan antara Pansus Jaringan Utilitas dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk melakukan penataan jaringan utilitas.

Penataan jaringan utilitas yang sudah disepakati meliputi, kabel listrik, jaringan gas, pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) serta juga fiber optik.

Sukadar yang juga anggota Pansus mengatakan, Raperda ini akan dibawah ke sidang paripurna pada tanggal 19/05/2017 mendatang.

“Poin yang penting itu ada di pasal 21,” ungkapnya. “Di sini disebutkan pembangunan jaringan utilitas dilaksanakan di dalam tanah,” jelasnya.