Semua Itu Butuh Pembuktian

narkobaSemarang – Kicauan Freddy Budiman (FB) gembong narkotika yang telah dieksekusi, sampai saat ini menjadi perhatian luas. Semua mata masyarakat luas tertuju pada beberapa instasi yang seharusnya menekan angka pengguna narkoba malah terlibat.

Tidak hanya itu, melalui Harris Azhar dari Harris Azhar dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) adanya tudingan aliran dana yang mencapai triliunan rupiah.

“Ini merupakan ujian terberat bagi aparat hukum, terbukti atau tidak terbukti itu yang harus dibuktikan,” kata Lukito. “Pelaporan dengan pasal pencemaran nama baik terhadap Harris, apakah sudah tepat,” tanyanya.

“Harusnya dilakukan penyelidikan terlebih dahulu, benar atau tidak ungkapan FB itu, jangan langsung main lapor saja, itu sama saja memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat,” kata Sigit.

“Ajari masyarakat dengan hukum yang baik, bukannya membabi buta seperti itu, ungkapan FB yang disampaikan Harris itu sebagai informasi atau memang sudutkan aparat penegak hukum, buktikan dulu,” tambahnya.

“Untuk saat ini, yang terpenting pembuktian nyanyian FB itu benar apa tidak, dan tulisan Harris itu bentuk pelecehan institusi apa bukan, kami sebagai masyarakat yang tahu Indonesia Darurat Narkoba seperti yang dikatakan Joko Widodo (Jokowi) Presiden Republik Indonesia (RI),” kata Sanusi.