Semua Berpeluang Sebagai Ketua

Ahmad Suyanto

Ahmad Suyanto

Surabaya – Komisi B bidang keuangan (Keu) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya bertindak sebagai Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (Pansus LKPJ) akhir tahun 2014.

Ternyata tidak otomatis menjadi Pansus LKPJ akhir masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya karena merupakan poin yang terpisah.

Ahmad Suyanto anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) yang juga anggota Badan Musyawarah (Banmus) mengatakan, Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) akhir tahun Walikota dan Wawalikota Surabaya kini sedang dilakukan pembahasan di Komisi B sebagai Pansus.

“Sebagaimana yang dilakukan oleh daerah lain, pansusnya dipisahkan, karena LKPJ akhir tahun adalah evaluasi yang sumbernya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang tertuang dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS)” terangnya.

“Sementara LKPJ akhir masa jabatan memang berbeda, karena menyangkut juga soal misi dan visi Walikota dan Wawalikota,” jelasnya. (28/4/15)

Ketika disinggung pertimbangan Banmus menunjuk Komisi C sebagai Pansus Laporan Keterangan Pertanggunga Jawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Walikota dan Wawalikota.

“Memang sudah menjadi giliran komisi C sebagai pelaksana pansus akhir masa jabatan,” jawabnya. “Semua anggota punya kesempatan untuk menjadi ketua pansus,” paparnya.

“Untuk menjadi ketua Pansus Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Walikota dan Wawalikota sebaiknya adalah orang yang mengerti ketatanegaraan dan pemerintahan,” ungkapnya.

“Dan arena menyangkut lembaga DPRD maka anggota yang bisa melihat dengan kacamata yang luas atau secara makro, jangan yang hanya tendensi politik,” pungkasnya.