Seleksi Tenaga Pendidik Dan Kependidikan Berprestasi

gatot gunarso (kanan / kabid tenddik) mendapingi harun (tengah / kadis) dinas pendidikan provinsi jawa timur

gatot gunarso (kanan / kabid tenddik) mendapingi harun (tengah / kadis) dinas pendidikan provinsi jawa timur

Jawa Timur – Fungsi tenaga pendidik dan kependidikan dinilai sangat strategis dalam usaha peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Hal ini selanjutnya oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur diekspresikan dengan pemberian apresiasi terhadap tenaga pendidik dan kependidikan yang berprestasi serta berdedikasi dalam dunia pendidikan.

Sebanyak 451 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang terdiri dari guru, kepala sekolah, pengawas sekolah dan tutor pendidikan kesetaraan ikut serta dalam ajang yang melibatkan 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Harun, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, mengungkapkan, para tenaga pendidik dan kependidikan ini diseleksi mulai tingkat sekolah dan kabupaten/kota untuk dicari yang terbaik. Substansinya bukan untuk mencari siapa pemenang dan siapa yang kalah, tetapi ini merupakan langkah yang dilakukan untuk mengangkat mutu pendidikan, khususnya di Jawa Timur.

Gatot Gunarso, Kabid Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menambahkan, ada enam kategori dari tiap seleksi yang dilakukan. Diantaranya ialah guru berprestasi, kepala sekolah berprestasi, pengawas sekolah berprestasi, tenaga pendidik dan kependidikan berdedikasi, lomba kreativitas guru dan tutor kesetaraan paket C berprestasi.

Ada lima kompetensi yang dijadikan sebagai indikator penilaian. Diantaranya ialah, pedagogik, kepribadian, sosial, profesional, dan kinerja yang melampaui standar yang ditetapkan. Lebih lanjut Kadindik Jatim mengatakan bahwa dengan seleksi ini akan muncul dorongan dalam hal motivasi, dedikasi dan loyalitas terhadap pendidikan.

Para tenaga pendidik dan kependidikan ini, tidak berhenti di level provinsi, mereka yang lolos seleksi di tingkat ini, akan beradu kembali di tingkat nasional. Guru-guru yang terpilih menjadi juara akan hadir dalam upacara bendera 17 Agustus di istana negara. Ini adalah penghargaan negara mengingat jasa-jasa guru yang begitu besar.

Para peserta yang ikut dalam seleksi ini dites secara psikologis, tes tulis dan penilaian portofolio. Untuk penilaian portofolio, juri akan menimbang prestasi-prestasi guru maupun sekolah selama minimal 8 tahun terakhir. Delapan tahun ini adalah tempo yang dianggap ideal untuk mengukur prestasi dan loyalitas guru selama mendidik.

Disamping portofolio, guru juga akan diminta mempresentasikan best practice selama mengajar di sekolah, yaitu upaya guru dalam membuat inovasi saat proses belajar mengajar di kelas. Jadi bukan sekadar inovasinya tetapi juga terukur hasilnya terhadap perkembangan anak didik./adv