Sekecil Apapun Harus Diperhatikan

Reni Astuti

Reni Astuti

Surabaya – Diketemukannya ada balita dengan gizi buruk, membuat Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya angkat bicara.

Reni Astuti anggota Komisi D DPRD Surabaya meminta pada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk memberikan penanganan khusus terhadap balita yang menderita gizi buruk. “Sekecil apapun tetap harus ada perhatian,” kata Reni.

Masih kata Reni, pada tahun 2013 lalu, Surabaya menyandang Kota Sehat Swastisaba Pradapa. Seharusnya sudah tidak ada lagi kasus gizi buruk disini.

“jika ada, harus diketahui lokasinya, kemudian dilakukan pendampingan,” tegasnya.

Reni mengatakan, sebenarnya penanganan gizi buruk di Surabaya sudah cukup baik. Bahkan balita mendapatkan makanan tambahan dari Pemkot.

Pemberian makanan tambahan tidak hanya dilakukan di posyandu, melainkan juga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat.

Hal itu untuk balita yang didiagnosis menderita gizi buruk. “Semua itu untuk memenuhi gizi balita tersebut,” pungkasnya.