Segera Terbitkan Perwali

Mazlan Mansur

Mazlan Mansur

Surabaya – Aturan baru telah dibuat dan tiak lama lagi juga akan diterapkan mengenai keberadaan pasar rakyat. Kedepan masyarakat tidka bisa lagi membuat pasar tanpa mengajukan izin terlebih dahulu.

Seperti yang disampaikan Mazlan Mansyur Ketua Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Mulai saat ini pengelola pasar rakyat harus segera mempersiapkan diri untuk mengurus perijinannya, semua itu dikarenakan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang pasar tersbeut sudah diundangkan.

“Perda nomor 01 tahun 2015 tentang ijin pengelolaan pasar rakyat telah diundangkan tanggal 25/09/2015,” tambah Mazlan. “Oleh sebab itu Pemerintah Kota (Pemkot) harus segera mengambil langkah agar semua pasar sudah harus menyesuaikan sesuai aturan,” paparnya.

“Jangan sampai persoalan mengenai pasar berlarut-larut, yang mana kesannya Pemkot dengan tiba-tiba menerapkan aturan itu tanpa sosialisasi,” ungkapnya.

“Karena mulai sekarang semua pasar harus berijin, dan yang mengeluarkan izin tersebut dari Dinas Perdagangan dan Perindutrian (Disperindagin), untuk itu semua pasar harus mempersiapkan diri untuk mengajukan ijin, aturan ini untuk semua pasar rakyat,” tandasnya.

Masih kata Mazlan, karena waktu sosialisasinya pendek, maka Pemkot sudah harus mempunyai gambaran seperti apa saja syaratnya dan berapa hari prosesnya. Sehingga para pengelola pasar bisa menyesuaikan diri dan mempersiapkan diri.

Tidak hanya itu, Komisi B meminta agar Pejabat Sementara (Pj) Walikota Surabaya segera menindaklanjuti dengan langkah penerbitan Peraturan Walikota (Perwali).

“Dalam waktu dekat Komisi B akan memanggil Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sebenarnya akan dibuat formula seperti apa perijinan itu,” jelasnya.

“Kalau kajian sosek sosial ekonomi (sosek) sudah pasti, waktu 6 bulan formulanya sudah harus siap, kemudian 6 bulan berikutnya sosialisasi,” pungkasnya.