Segera Lakukan Razia

Junaedi

Junaedi

Surabaya – Tingginya angka Tenaga kerja Asing (TKA) illegal di Surabaya dalam hak ini sudah sangat memprihatinkan terlebih kalangan legislatif surabaya.

Penyebab cepatnya TKA yang masuk secara signifikan dikarenakan lemahnya dari segi ketenagakerjaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Parahnya, dengan kondisi seperti ini tentu saja akan semakin mempersempit lapangan kerja bagi masyarakat Surabaya yang sebelumnya harus bersaing dengan penduduk urban.

“Memang sangat memprihatinkan, di tengah masyarakat kita yang sering kalah dengan penduduk urban, kini harus berhadapan dengan tenaga kerja asing illegal,” kata Juanedi Wakil ketua Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Djunaidi meminta agar Disnaker Surabaya dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya segera melakukan razia atas TKA illegal. Razia tersebut dapat menggunakan Peraturan Daerah (Perda) Tenaga Kerja Asing dan Perda Kependudukan.

Berdasar laporan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kenpendudukan Jawa Timur (Disnakertransduk Jatim) untuk Surabaya terdapat lebih dari 2 ribu TKA yang bekerja di Surabaya dan yang terdaftar hanya 450 orang di Dinas tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya. TKA paling banyak berasal dari negara Cina juga Taiwan. dan ada juga dari Eropa, Jepang serta Amerika.