Saya Sampai Bawah Sapu Sendiri

pasar2Surabaya – Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya merekomendasikan serta menyarankan kepada Pememrintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk membuka Pasar Keputran mulai dari pukul (pk) 20.00 hingga pk 06.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Dengan catatan jam opersional Pedagang Kaki Lima (PKL) harus memenuhi komitmen yakni lokasi Pasar Keputran pada pk 06.00 WIB harus bersih dari sampah dan pedagang yang berjualan.

“Kalau ada masalah dilapangan dengan aparat Pemkot, utamanya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), lebih baik kordinasi dengan para koordinator, jadi tidak sampai berlarut-larut,” kata Sachiroel Alim Anwar Ketua Komisi C.

“Saya berharap kepada Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) dan Dinas Koperasi untuk memberikan solusi bagi para pedagang Keputran,” kata Reni anggota Komisi C.

Masih kata Reni, perlu ada mekanisme menguji permintaan pedagang untuk berdagang sampai pk 06.00 WIB. Tidak ada salahnya untuk mencoba tawaran pedagang yakni pk 21.00 hingga pk 06.00 WIB. Adapun aturan selama ini yang diterapkan Pemkot adalah pk 21.00 hingga pk 05.00 WIB.

“Beri kesempatan pedagang untuk membuktikan komitmennya, kalau ternyata dilapangan tidak sesuai dengan komitmen, berarti aturan yang ada selama ini yakni pk 05.00 WIB, pedagang tutup itu adalah yang tepat,” tandas Reni.

“Akan segera kami laporkan ke Walikota,” ujar Irvan Widyanto Kepala Satpol PP. “Ini memang harus ditata, saya ini bahkan sampai buat sapu sendiri, memang pk 05.00 WIB, sudah beres-beres, tapi itu butuh waktu untuk bersih-bersih, sehingga jam 06.00 bisa bersih,” ungkapnya.