Sanksi Terberat Adalah Bekukan PO

Wahid Wahudi

Wahid Wahudi

Surabaya – Kecelakaan tunggal Perusahaan Otobus (PO) Harapan Jaya hingga menewaskan 8 korban meninggal akubat beradu kecepatan dengan bus lain di Tol Waru. “Dan rem bus harapan Jaya yang mengalami kecelakaan tersebut menggunakan dengan sistem rem angin,” kata Wahid Wahudi Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim).

“Setelah diperiksa sisa tekanan anginnya masih tersisa 5 bar, maksimal tekanan angin yang dimiliki antara 8 sampai 9 bar, artinya sistem remnya bagus, jadi pada kesimpulan sementara adalah faktor kesalahan manusia,” paparnya.

“Yang menjadi tanda tanya adalah, niat dari pengemudi tersebut adalah memang mengebut, ngantuk atau yang lain, dari hasil oleh TKP kita lihat tingkat kesalahan,” jelasnya.

“Kalau kesalahannya ringan pasti kita peringatkan, kalau lebih berat kita bekukan PO, bahkan kita cabut trayeknya, sudah banyak yang kita beri sanksi,” tegasnya.