Saling Serang Dan Sandera

Cicak VS Buaya Jilid II

Cicak VS Buaya Jilid II

Jakarta – Perseteruan antar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin meruncing. Sebelumnya KPK telah menetapkan Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Budi Gunawan sebagai tersangka dalam rekening gendut.

Budi merupakan calon tunggal untuk posisi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang diajukan oleh Joko Widodo (Jokowi) Presiden Republik Indonesia (RI).

Tidak mau telah dicoreng mukanya oleh KPK, dengan melakukan serangan balik pihak Polri dengan memerintahkan Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar (Bareskrim Mabes) Polri menangkap Bambang Widjojanto merupakan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait laporan palsu saat sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) pada kasus sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilakda) Kota waringin Barat kala itu masih menjadi pengacara.

Memanasnya perseteruan Cicak vs Buaya jilid II, membuat Jokowi angkat bicara. “Baru saja tadi saya telah melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden (Wapres), Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Jaksa Agung (Jagung) dan beberapa menteri serta dengan Ketua KPK dan Kapolri, Wakapolri,” kata Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan, dirinya meminta pada 2 institusi penegak hukum untuk memastikan proses hukum harus obyektif bahkan juga sesuai dengan Undang-Undnag (UU). Pada 2 institusi ini agar tidak ada gesekan saat tengah melaksanakan tugas.